Categories
TKIT News

Penuh Haru, TKIT AULIYA Gelar Protam bertema Ayahku Idolaku

Sosok ayah memang jarang dibicarakan, namun layaknya seorang ibu, cinta ayah laksana air yang mengalir tanpa henti dan tidak kering di dera musim. Mengangkat tema “Ayahku Idolaku”, Taman Kanak-Kanak (TK) Islam Terpadu AULIYA mengajak anak-anak lebih mengenal sosok ayah dalam kehidupan mereka pada Program Utama (Protam) yang digelar di gedung Abu Bakar As Shiddiq (23/11). 

“Ini adalah Program Utama (Protam) Kelas A TKIT AULIYA, sekaligus untuk memperingati Hari Ayah Nasional yang jatuh setiap tanggal 12 November. Untuk itu pada protam kali ini kami mengangkat tema ayah, kami ingin melihat bagaimana perasaan ayah ketika anak-anak mengidolakan mereka,” tutur Ibu Retno Purnomowati Kepala TK AULIYA.

Panitia Penanggungjawab acara, Ibu Rinda Julianti, yang juga guru dan wali kelas di TKIT AULIYA, menjelaskan bahwa ada banyak kegiatan yang dilakukan antara anak dan ayah.

“Diawali dengan senam bersama, lalu kemudian melukis dan mewarnai bersama, menulis surat untuk ayah, menghibur ayah, menyanyikan lagu dan membaca puisi untuk ayah, dan lain sebagainya. Anak-anak hanya berlatih selama 2 minggu, mereka adalah anak-anak yang luar biasa, mudah dalam menghafal dan memiliki ingatan yang tajam sehingga dari awal sampai akhir acara semua dilakukan dengan baik dan nyaris sempurna,” papar Ibu Rinda.

Bagian paling dramatis adalah ketika anak menuliskan surat bagi ayah mereka. Suasana haru pun tak bisa dibendung, mata ayah yang berkaca-kaca telah mengungkapan betapa besar kasih sayangnya kepada anak-anak.

“Bikin haru, lewat surat itu anak-anak menggambarkan kehadiran seorang ayah. Ternyata selama ini anak-anak pun sangat memperhatikan ayah mereka, bahkan sangat menginspirasi mereka,” ujar Bapak Wira Febrisandi Irsan, Orang Tua dari siswa bernama Azzam.

Silahkan klik link untuk video Ayahku Idolaku

Categories
SDIT News

TUMBUHKAN KARAKTER ISLAMI DAN DISIPILIN SISWA KELAS 3 SDIT AULIYA MELALUI POSITIVE DISCIPLINE SESSION

Sekolah Islam Terpadu AULIYA mengadakan puncak acara Protam (Program Utama) untuk kelas 3 Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) AULIYA. Acara ini berlangsung meriah dengan hadirnya ayah dan bunda di Hall Gedung Ali Bin Abi Thalib (23/11).

Acara yang diikuti oleh hampir 150 siswa level 3 SDIT AULIYA ini mengusung tema “Positive Discipline Session”. Tema yang diusung ini agar siswa bisa membangun karakter disiplin dan bertanggung jawab.

“Selama tiga pekan siswa akan menanam mulai dari benih hingga tumbuh tanaman di rumah masing-masing. Keluarga juga dilibatkan pada gelaran ini untuk mengingatkan anak apakah sudah menyiram dan mengukur tanaman, ” jelas Ibu Venny Anggrainy guru sekaligus penanggung jawab program utama ini.

Ada empat benih tanaman sayuran yang diberikan kepada siswa yaitu sawi, terong, bayam, dan kangkung. Pada perjalanannya selama tiga minggu, ada tanaman yang tidak tumbuh atau mati.

Ada siswa yang tanamannnya tidak tumbuh sehingga pada tanaman kedua mereka lebih berhati-hati dalam merawat tanaman. Karena tanaman mereka mati, memotivasi mereka untuk harus lebih disiplin dalam merawat tanaman,” tambah Ibu Venny.

Pada puncak Protam ini setiap anak akan mewarnai pot yang sudah tumbuh tanaman. Mereka juga membuat scrapbook sekaligus menjadi bahan presentasi tiap siswa.

“Pada program utama ini banyak mata pelajaran yang bisa didapat siswa seperti matematika untuk mengukur tanaman, Pendidikan Agama Islam atau PAI dengan disiplin, ada juga bahasa Inggris dan PKN, ” ungkap Ibu Venny.

Silahkan klik link untuk melihat video Postive Discipline Session

Categories
SDIT News

KEBERSAMAAN YANG ASYIK DI ACARA “CHARACTER LEARNING WEEKS” SDIT AULIYA

Penanaman karakter yang santun dan islami akan lebih mudah bila diajarkan sejak usia dini. Sebagai landasan yang kuat dan kokoh, karakter yang dibentuk di lingkungan sekolah akan lebih berdampak dengan berkolaborasi dengan orang tua di rumah. Oleh karenanya SDIT AULIYA menggelar acara puncak protam (Program Utama) kelas 2 SDIT AULIYA bertemakan “Character Learning Weeks“ di Ruang Auditorium gedung Ali bin Abi Thalib Sekolah Islam Auliya, Jombang Ciputat, Tangerang Selatan (16/11). 

“Kami mengajarkan tata cara ibadah yang baik kepada siswa. Dengan benar shalat dan wudhunya maka karakter lainnya akan menjadi baik. Karena shalat adalah tiang agama dan yang pertama kali dihisab di akhirat. Jika shalatnya baik maka lainnya akan baik” Ungkap Pak Suhendri guru sekaligus penganggung jawab acara protam.

Menurut pak Suhendri, pembekalan siswa mengenai tata cara wudhu dan shalat sudah semestinya diajarkan kepada siswa ketika mencapai umur 7 tahun. Kemudian dari pembelajaran yang diajarkan di sekolah langsung diterapkan bersama orangtuanya di rumah sehingga menciptakan kolaborasi positif pendidikan karakter anak yang berkelanjutan.

 “Kami memberikan tugas PBL (Project Base Learning) sebelumnya kepada siswa yang dikemas dalam kolase foto praktek wudhu dan shalat bersama orangtua. Alhamdulillah, siswa mendapatkan apresisasi terbaik dari orangtua saat mempresentasikan hasil karyanya di acara puncak protam ini” Lanjut Pak Suhendri

Terang saja, acara puncak protam ini menjadi sangat menarik dan membuat decak kagum orangtua yang menonton performa siswa. Siswa menampilkan beberapa pertunjukan seperti tilawah ayat, pembacaan hadits, syair, puisi, mini drama, gerak dan lagu yang semuanya tentang wudhu dan shalat.

 

Silahkan klik link untuk video Character Learning Weeks SDIT AUILYA

Categories
SMAIT News

Siapkan Siswa Hadapi Tantangan Masa Depan, SMAIT AULIYA Gelar Creative Research Exhibition 

Inovasi teknologi di bidang pendidikan untuk mendukung pembelajaran sangat dibutuhkan pada era ini. Salah satu langkah yang dilakukan siswa kelas 11 SMAIT AULIYA adalah dengan belajar melakukan riset dalam program utama CREATIVE RESEARCH EXHIBITION (CRE) yang sudah dilaunching pada 14 Agustus lalu. 

“Penelitian yang dilakukan harus mengambil masalah yang terjadi disekitar mereka dan sesuai dengan peminatan siswa disekolah. Alhamdulillah, saat ini sudah dalam tahap penyusunan bab IV – V dan rencananya hasil penelitian ini akan disidangkan pada 14 Desember 2019.” Tutur pak Imam Al Ansori guru SMAIT AULIYA sekaligus penanggung jawab program CRE.  

Ada 4 kompetensi dasar yang akan dihasilkan dalam CRE ini yaitu merangsang siswa berfikir kreatif, kritis, komunikasi dan kolaborasi. Melalui CRE diharapkan siswa mampu memecahkan masalah yang terjadi disekitar mereka.

Silahkan klik link untuk lihat video CRE

Categories
SMPIT News

Lewat “CHARACTER BUILDING EXPO”, SMPIT AULIYA Bangun Karakter Remaja Kreatif dan Peduli

Sabtu (9/11), digelar puncak acara Program Utama (Protam) “Character Building Expo” SMPIT AULIYA Kelas VII. Kegiatan yang bertujuan untuk membentuk karakter anak remaja ini dihadiri oleh ratusan siswa bersama orangtua di ruang auditorium lantai 5 gedung Ali bin Abi Thalib.

Dalam ajang ini, siswa menunjukkan kemampuan mereka dalam pentas seni. Seperti menari saman, membaca puisi, musik perkusi dari barang bekas, dan tidak ketinggalan seni dalam membaca hafalan Alquran.

“Melalui character building ini kami ingin anak-anak lebih mandiri, peduli dengan sesama, dan menghargai kebersamaan melalui kerja kelompok, diskusi bersama hingga berkreasi bersama sejak awal mereka duduk di Kelas VII” ” papar Ketua Pelaksana Protam Kelas VII, Dian Abu Sofyan.

Selain itu mereka juga memamerkan hasil kreativitasnya dalam berbagai kerajinan tangan, seperti membuat wayang, frame, karya dari barang bekas, sulam tangan, yang dilelang kepada orang tua siswa. Hasil yang diperoleh sebesar Rp12.500.000 akan disumbangkan untuk korban gempa di Ambon melalui Yayasan Kesejahteraan Masyarakat (Yakesma).

Dukungan positif juga datang dari Kepala SMPIT Auliya, Yuniarti Tahjoen “Sekolah selalu mencari upaya untuk membangun karakter anak.Sebelumnya kami juga mengadakan berbagai kegiatan seperti seminar media sehat, ada juga seminar anti bully yang mengikutsertakan kedua orang tua, dengan melakukan diskusi antara anak dan orang tua dengan para ahli parenting”.

Silahkan klik link untuk video AULIYA Character Building Expo

Categories
SDIT News

SDIT AULIYA BINTARO TANAMKAN RASA CINTA DAN PEDULI MELALUI “FAMILY DAY” 

AULIYA FAMILY DAY merupakan Progam Utama kelas 1 yang dihadiri ratusan orangtua pada Sabtu, 2 November 2019 dan dimeriahkan dengan beragam games yang menarik.

Tidak hanya menumbuhkan rasa cinta keluarga, dalam acara ini juga menjadi momentum untuk menanamkan rasa cinta dan peduli terhadap sesama. Untuk itu, SDIT AULIYA mengumpulkan dana dari hasil penjualan karya siswa dan menyumbangkan untuk korban bencana di Ambon melalui lembaga kemanusiaan PKPU.

“Kami ingin merekatkan hubungan antar keluarga. Bagaimana anak-anak belajar dan bermain bersama ayah bundanya, ayah bisa menyaksikan anaknya belajar di kelas. Dan menumbuhkan rasa peduli terhadap sesama”  tutur Ibu Infra Megawati Wakil Kepala SDIT AULIYA.

Program AULIYA FAMILY DAY ini menjadi program favorit di sekolah, seperti yang disampaikan oleh Pak Lendra orangtua dari ananda Rayyan, “Baru kali ini saya menghadiri acara sekolah yang eventnya sungguh luar biasa bagusnya…”

Silahkan klik link untuk melihat video AULIYA Family Day